Tampilkan postingan dengan label Female. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Female. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 September 2010

Apabila hendak menyalin teks berikut, mohon sertakan dengan SUMBERNYA.

Tak ada yang lebih menyegarkan selain mandi di bawah siraman air atau berendam setelah aktivitas seharian yang melelahkan. Sayangnya, keistimewaan itu tidak bisa dilakukan oleh Lisa Melland (27) karena ia memiliki kondisi yang sangat langka, yakni alergi terhadap air.

Bila kulit Melland bersentuhan dengan air, akan timbul reaksi gatal-gatal, kulit kemerahan, bahkan terkadang sampai berdarah karena Melland tak sadar terus menggaruknya. Bila alerginya kumat, ia hanya bisa menahan sakit di kulit. Jenis alergi yang langka ini hanya diderita oleh 40 orang di seluruh dunia.

Menurut Melland, sejak kecil sebenarnya kondisinya normal saja. Namun, sejak tujuh tahun lalu, ia mulai menderita alergi air (aquagenic urticaria). "Sungguh mengherankan karena mendadak kulit saya kemerahan, bukan cuma di bagian tangan, tetapi juga di seluruh bagian tubuh setelah saya mandi," kata wanita asal Derbyshire, Inggris, ini.

Tadinya ia mengira penyebabnya adalah bahan kimia dalam sabun, tetapi setelah ia mengganti dengan sabun lainnya, masalahnya tak juga hilang. "Hal yang sama terus berulang ketika saya kontak dengan air," ujarnya.

Sejak saat itu, Melland sangat berhati-hati terhadap air. Ia tak pernah keluar rumah tanpa payung karena hujan sering kali tak bisa diprediksi di kotanya. Hobinya berenang kini juga hanya tinggal kenangan karena ketika kulitnya terkena air, mata pun langsung timbul bintik-bintik kemerahan di wajahnya.

Setelah kontak dengan air, kulitnya bisa kembali normal dalam beberapa jam meski tidak pulih seutuhnya. Meski demikian, Melland memberanikan diri mandi setiap sore. "Mandi dilakukan secara kilat dan setelah itu saya harus segera memakai krim hipoalergenik dan menunggu sampai kulit kembali normal," kata wanita yang bekerja di sebuah toko daging ini.

Nina Goad dari British Association of Dermatologist mengatakan, alergi air bisa disebabkan karena tingginya kadar histamin dalam darah. Meski demikian, para ahli belum mengetahui dengan pasti apa penyebab kondisi langka itu.

Saat ini Melland harus mengonsumsi berbagai jenis obat-obatan, mulai dari obat antihistamin, vitamin, serta mencoba pengobatan tradisional China dan homeopati. Untuk mengurangi reaksi alerginya, ia juga hanya mandi dengan menggunakan air yang sudah disaring, air yang sudah dimasak, bahkan air laut. Akan tetapi, hingga saat ini kondisinya belum bisa disembuhkan.  (Kompas.com)
Apabila hendak menyalin teks berikut, mohon sertakan dengan SUMBERNYA.

Lindsey Easeman (The Sun)
Lindsey Easeman hanya bisa menyesal pernah melakukan operasi implan payudara. Bukan lantaran harus membayar bunga kredit selama tiga tahun untuk membiayai operasi itu, tetapi wanita 27 tahun ini justru kehilangan kedua payudaranya dan jatuh sakit.

Seperti dikutip dari laman The Sun, payudara 'palsu' Lindsey hanya bertahan selama empat tahun pascaoperasi. Implan yang membuat payudaranya terlihat padat dan seksi meletus, tepat setahun setelah cicilan kredit lunas.

Lindsey melakukan operasi pembesaran payudara pada 2006 dengan biaya £3.500 atau sekitar Rp49,5 juta. "Hasilnya sangat menakjubkan sesuai impian saya, tapi semua kebahagiaan itu berubah saat saya mulai merasakan sakit di bagian dada awal tahun ini," katanya.

Rasa sakit disertai benjolan di bawah ketiak kanan itu membuatnya segera ke dokter. Hasil pemeriksaan ultrasound scan menunjukkan, gel implan di payudara bagian kanan meletus sehingga meradang dan membentuk benjolan.

Kondisi itu membuatnya harus menjalani operasi pengangkatan dua payudaranya segera. Payudara di bagian kiri juga harus diangkat sebelum meletus dan meradang. "Saya syok, sampai-sampai dokter memberi saya obat antidepresi. Saya tak bisa membayangkan dada saya keriput tanpa payudara," ujarnya.

Tapi, Lindsey tak bisa menghindari kenyataan itu. Ia terpaksa menjalani operasi pengangkatan dan harus bekerja ekstrakeras untuk membiayai operasi rekonstruksi payudara dengan bahan yang lebih aman.

Lindsey adalah satu dari ribuan warga Inggris yang terpikat iklan implan payudara dengan bahan Poly Implant Prothese (PIP). Bahan gel berbahaya yang diproduksi perusahaan asal Prancis ini sudah lama ditentang pakar medis karena bisa memicu peradangan serius di area payudara.  (VIVAnews)

Senin, 27 September 2010

Apabila hendak menyalin teks berikut, mohon sertakan dengan SUMBERNYA.

Do you want to slim down fast for that beach vacation or high school reunion? While there are many things you can do to shed pounds, losing weight too quickly, like any sudden change to your body, can be dangerous. While fad diets, diet pills, and fasting may indeed induce rapid weight loss, these methods can cause you to lose muscle and may also injure your heart and other organs fairly quickly. The best solution? Don't go for an overnight miracle. Instead, follow these steps to lose weight rapidly, healthily, and sustainably.


just be the first to check this out.



Click Here!


For more information please fill out this form:









Name:

Email Address:

Apabila hendak menyalin teks berikut, mohon sertakan dengan SUMBERNYA.

Jika suami ketahuan selingkuh, apakah Anda bersedia memaafkannya? Mungkin tidak mudah melupakan pengkhianatan yang dilakukan pasangan. Namun, tidak sedikit wanita yang memaafkan kelakukan suami, meski telah berselingkuh.

Mungkinkah pria yang pernah berselingkuh akan mengulangi perbuatannya? Jawabannya bisa ditemukan di bawah ini.

"Sebagian kecil pria memiliki kecanduan untuk berselingkuh, meskipun kondisi percintaan atau perkawinan mereka dalam kondisi adem ayem. Namun, pada kebanyakan pria, perselingkuhan bisa dilakukan berulang-ulang karena alasan seks, perhatian, dan tantangan," kata Don-David Lusterman, PhD, pengarang buku 'Infidelity: A Survival Guide'.

Ketika pria berselingkuh, biasanya mereka sudah mengalami kesedihan di hubungan mereka dalam beberapa waktu. Bahkan, pria mungkin belum menyadari seberapa dekat mereka dari godaan berselingkuh hingga kesempatan itu ada.

Lantas, apakah ia bisa setia atau tidak setelah berselingkuh, hal itu tergantung, bagaimana ia dan pasangannya menghadapi masalah ini. “Jika hal ini terjadi pada Anda, sebaiknya Anda dan pasangan menyelesaikan akar dari masalah ini,” kata Lusterman.

Kuncinya: Cari tahu apa yang membuatnya berselingkuh. Bagi banyak pria, isunya adalah kehidupan seks. Jadi, belajarlah untuk mengetahui apa yang Anda berdua inginkan. Apakah Anda berdua sama-sama merasa puas? Atau, adakah tuntutan tertentu yang membuat Anda berdua tidak nyaman?

Jika semua itu sudah dibicarakan, Anda biasanya bisa mendeteksi apakah pasangan akan berselingkuh lagi atau tidak. Dan, jika masalahnya adalah si dia merasa tidak mendapat perhatian yang cukup dari Anda, cobalah mulai mendampinginya. Cara ini cukup ampuh memadamkan keinginannnya untuk berselingkuh lagi.

"Jika pasangan menyadari bahwa ia tak perlu bersaing untuk mendapat perhatian Anda, biasanya ia tidak akan mencari perhatian di tempat lain,"ujar Douglas Weiss, PhD, penulis buku 'Intimacy'.

Jadi, ini yang perlu Anda ketahui: Sebagian pria kecanduan berselingkuh. Tapi, sebagian dari mereka mengaku berselingkuh karena ada yang salah dalam hubungan atau perkawinan mereka. Jika tak ingin pasangan berselingkuh atau mengulangi perselingkuhannya, nyalakan kembali kemesraan Anda dan pasangan.(VIVAnews)

Rabu, 22 September 2010

Apabila hendak menyalin teks berikut, mohon sertakan dengan SUMBERNYA.

Risiko seseorang mengalami kanker bisa dicegah bahkan sebelum terjadinya pembuahan


Pertumbuhan sel kanker dalam tubuh anak ternyata bisa dicegah sejak dalam kandungan. Sebuah laporan medis terbaru memberikan informasi tentang penyebab kanker, terutama pada anak. Yaitu, berkaitan dengan risiko dan kebiasaan, baik ayah maupun ibu, bahkan sebelum pembuahan.

Tanda-tanda genetik bisa meningkatkan risiko kanker muncul pada telur dan dibawa melalui perkembangan janin hingga lahir. “Risiko seseorang mengalami kanker bisa dicegah bahkan sebelum terjadinya pembuahan. Faktor risiko ini sudah ada dalam sel telur ibu," kata profesor Ricardo Uauy, penasihat kesehatan PBB dan WHO, seperti dikutip dari Bable.com.

Risiko yang ada sebenarnya bisa dikurangi jika calon ibu menerapkan dengan kebiasaan hidup sehat. Untuk mengurangi risiko terjadinya kanker pada bayi atau anak ada tiga langkah yang bisa dilakukan para calon ibu.

1. Berhenti merokok
Asap rokok satu dari sekian banyak penyebab utama kanker yang hampir sepenuhnya berada dalam kontrol baik calon ibu maupun calon ayah. Sebenarnya, jika ingin memiliki bayi sehat dan kehamilan tidak bermasalah, bukan hanya calon ibu yang harus berhenti merokok tetapi juga calon ayah. Cukup sulit memang, terutama jika calon ayah perokok berat, tetapi setidaknya harus diusahakan.

2. Kurangi konsumsi makanan kaleng
Kaleng mengandung Bisphenol A dan bahan kimia lain yang bisa luluh ke dalam makanan. Hal ini bisa menjadi pencetus perkembangan sel kanker. Makanan kaleng juga ada yang belum terlalu matang dan mengandung lebih sedikit nutrisi daripada makanan segar atau beku.

3. Pilih bahan makanan bebas pestisida
Sayuran segar mengandung senyawa antioksidan dan zat anti-kanker lainnya. Sayuran seperti brokoli, bunga kol, kubis, kecambah dianggap pelawan zat kanker yang cukup kuat. Banyak sayuran memiliki tingkat pestisida yang rendah atau tanpa pestisida.

Tumbuhan yang terpapar pestisida biasanya ditandai dengan banyak lubang di daun karena serangga pemakan tumbuhan bisa hidup di daun dan batang. Untuk itu, pintar-pintarlah dalam memilih buah dan sayuran.(VIVAnews)

Jumat, 17 September 2010

Apabila hendak menyalin teks berikut, mohon sertakan dengan SUMBERNYA.

KOMPAS.com — Begitu banyak godaan yang terjadi ketika Anda sedang memancang niat mengatur pola makan. Entah acara ulang tahun di kantor atau keluarga yang sering mengajak makan di luar. Jelas situasinya menjadi tantangan tersendiri bagi Anda. Siapa yang tahan untuk tidak ikut mencicipi kue sus, cookies, atau bebek goreng yang sedang disantap teman Anda.
Tanpa Anda sadari, Anda sedang mengacaukan rencana diet Anda sendiri. Masih ada beberapa kebiasaan lain yang perlu dibenahi agar program diet Anda tidak terhambat.

1. Anda tidak suka menyisakan makanan
Memang jadi merasa bersalah kalau kita tidak menghabiskan makanan yang sudah dipesan atau kita ambil sendiri saat bersantap di restoran buffet. Tetapi, bila Anda merasa ingin bertanggung jawab dengan makanan tersebut, akibatnya lingkar pinggang memang jadi melar. Solusinya, "Taruhlah sedikit makanan pada piring Anda. Anda akan merasa puas dengan jumlah makanan yang lebih kecil," kata Nancy Braack, Ketua Weight Watchers, di Omaha. Jika porsi makanan yang Anda pesan terlalu besar, mintalah sebagian makanan Anda untuk dibungkus. Gampang, kan?

2. Anda terlalu membatasi diri dari makanan yang tidak sehat
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 30 wanita dengan berat badan normal, setengah dari mereka diberikan cokelat yang tak terbatas untuk dimakan. Setengah yang lain tidak diizinkan mengonsumsi cokelat tersebut. Setelah kelompok kedua diizinkan mengonsumsi cokelat, mereka cenderung akan makan lebih banyak daripada kelompok pertama.

Karena itu, biarkan diri Anda sesekali menikmati makanan favorit Anda. Anda cukup mengamati label kemasan untuk melihat informasi gizinya, seperti "rendah lemak" atau "bebas gula". Hal tersebut dapat membuat Anda berpikir untuk makan lebih banyak daripada biasanya.

3. Anda ingin makan apa yang dimakan orang lain
Mungkin teman Anda tetap kurus meskipun senang menyantap burger dan kentang goreng hampir setiap hari. Namun, tidak berarti Anda juga dapat mengonsumsi hal yang sama setiap hari. Sebab, beberapa orang lahir dengan metabolisme yang lebih cepat daripada yang lainnya, kata John M. O'Brien, MD, profesor kedokteran keluarga di University of Michigan Health System. Faktor genetik dan kondisi medis tertentu memengaruhi metabolisme. Amati juga, apakah Anda juga rajin berolahraga seperti teman Anda itu? Pelajari apa yang membuat teman Anda bisa tetap ramping. Setelah itu, Anda baru bisa menikmati setiap makanan tanpa merasa bersalah.

4. Anda tidak mau repot memasak
Anda mungkin tidak bisa memasak atau tidak suka kerepotan yang ditimbulkan selama dan sesudah memasak. Oleh karena itu, Anda memilih membeli makanan dari luar. Marla Cilley, penulis buku Body Clutter, menyarankan agar Anda memasak, lalu menyimpan seporsi kecil di lemari es untuk disantap belakangan. Dengan demikian, Anda tidak perlu repot-repot memasak sesuatu lagi ketika Anda kelaparan pada tengah malam. Anda juga dapat memanfaatkan slow cooker, di mana Anda tinggal memasukkan bahan-bahannya pada pagi hari dan membiarkannya masak hingga Anda pulang bekerja petang hari.

5. Anda tidak cukup tidur
Berdasarkan penelitian dari Howard Hughes Medical Institute di Stanford University, semakin Anda mengurangi jam tidur Anda, tubuh Anda akan semakin kekurangan leptin, hormon yang membantu menurunkan berat badan. Ketika Anda kurang tidur, hormon ghrelin, yang merangsang nafsu makan lebih tinggi akan meningkat. Jika Anda tidak dapat tidur nyenyak pada malam hari, coba untuk tidur siang sebentar esoknya.
6. Anda melewatkan sarapan
Hanya karena Anda tidak sarapan, tidak berarti Anda menghemat kalori dalam jumlah besar. Justru Anda menjadi sangat lapar dan akan menelan apa pun yang dapat Anda makan pada waktu berikutnya. Hal ini disebabkan, gula darah Anda merosot, membuat Anda merasa lapar, emosional, dan Anda mungkin merasa oke-oke saja untuk mengonsumsi lebih banyak. Ditambah lagi, bila Anda tidak makan, tubuh Anda berpikir tidak ada sumber makanan tersedia. Sebagai hasilnya, metabolisme Anda bergerak lambat sekali. Anda tahu kan, semakin lambat metabolisme, semakin sulit Anda menurunkan berat badan.

7. Anda mengira memiliki metabolisme yang lambat sehingga makan sedikit saja
Setidaknya Anda membutuhkan 1.500 kalori setiap hari. Namun, jika metabolisme sangat lambat, Anda mungkin dapat mengonsumsi 1.200 kalori per hari, dilengkapi dengan multivitamin dan dua pil kalsium 500 mg. Selain itu, pastikan pilihan makanan Anda tetap bergizi (dengan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, daging, dan lemak sehat). Untuk sementara, lupakan dulu junk food. Coba juga menyantap makanan dalam porsi kecil tetapi lebih sering sepanjang hari. Hal ini akan mencegah gula darah Anda turun drastis.

M05-10

Editor: Dini

Sumber: Real Beauty-kompas.com
 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Terima Kasih Banyak Sudah Berpartisipasi Mengkik Iklan Dibawah Ini!

Berkah Herbal Banner 11